Musik Klasik



Musik klasik merupakan musik rakyat pilihan yang telah dikembangkan di pusat-pusat pemerintahan lama, seperti ibu kota kerajaan, atau kesultanan. Musik ini merupakan musik ciptaan komponis serta telah tertata dengan aturan-aturan yang berlaku. Musik klasik pada masyarakat modern sama sekali tidak dibatasi baik oleh tradisi maupun oieh kecenderungan yang berkembang di masyarakat. Dengan kata lain musik klasik memiliki kebebasan artistik yang jauh lebih luas dibanding dengan musik hiburan.

Kebebasan artistik dalam musik klasik bukan berarti tidak memiliki aturan, melainkan didasarkan atas berbagai pertimbangan konsep. Konsep teoretik yang juga senantiasa berkembang dari waktu ke waktu. Hal tersebut menyebabkan musik klasik senantiasa selalu berubah dan berkembang selama berabad-abad.


Musik klasik berasal dari Eropa dan merupakan salah satu periode perkembangan musik yang dianggap mewakili keseluruhan periode tersebut. Adapun ciri-ciri musik klasik adalah sebagai berikut:
1. Didominasi oleh musik gesek dan tiup.
2. Tidak menggunakan beat (drum-set) secara konstan.
3. Tidak menonjolkan ritme pada melodi dan harmoni.

Perkembangan musik pada zaman klasik terbagi menjadi empat, yaitu:

Barok dan Rokoko (Abad ke-17)
Pada zaman ini, terdapat beberapa komponis terkenal, seperti G. Gabrieli (1555-1612), C. Gesuwaldo (1560-1613), H. L. Hassler (1564-1612), C. Monteverdi (1567-1643), Johan Sebastian Bach (1685-1750), Antonio Vivaldi (1678-1741), George Friederich Handel (1685-1759), dan sebagainya.
Ciri-ciri musik Barok dan Rokoko antara lain:
1.    Melodi cenderung lincah dan sulit.
2.    Banyakmenggunakanornamen.
3.    Ada dinamik keras (forte), lunak (piano).
4.    Harmoni dua nada atau lebih berbunyi bergantian (poliponik).
5.    Biasanya digunakan untuk mengiringi opera (pertunjukan drum dan tari balet).

Klasik (abad ke-18)
Musik klasik melahirkan beberapa komponis terkenal seperti:
Johan Sebastian Bach (1685-1750), George Friederich Handel (1685-1759), J. J Rousseau (1712-1776), Franz Joseph Hayden (1732-1809), Wolf Gang Amadeus Mozart (1754-1791), L. Van Beethoven (1770-1827), dansebagainya.
Ciri-ciri musik klasik antara lain:
1.    Ornamen lebih dibatasi.
2.    Ada peralihan tempo accelerando dan ritardando.
3.    Ada peralihan dinamik crescendo dan dekrescendo.
4.    Harmoni tiga nada atau lebih bunyi bersamaan (homofonik).

Romantik (Pertengahan Abad ke-18)
Pada zaman ini lahir banyak tokoh antara lain L. Van Beethoven (1770-1827), V R Scubert (1797-1928), F. Chopin (1810-1849), R. Schumenn (1811-1856 ), G Verdi (1813-1901), J Brahms (1833-1897), G Puccini (1858-1924), C. Debussy (1862-1917) dan R. Strauss (1864-1949).
Ciri-ciri musik romantik antara lain:
1.    Tidakada ornamen.
2.    Melodi seakan berkomunikasi.
3.    Harmoni bervariasi, homofonik, dan poliponik.
4.    Penggunaan dinamik dan tempo secara optimal dan bervariasi.


Kontemporer klasik (akhir abad ke-19-awal abad ke-20)
Tokoh-tokohnya antara lain Claude Debussy (1862-1917), dan George Geershwin.
Ciri-ciri musik kontemporer antara lain:
1.    Banyak menggunakan perubahan nada dasar.
2.    Dinamik dan tempo divariasikan dengan tidak lazim.
3.    Terjadi perubahan komposisi instrumen.
4.    Harmoni  lepas diri dari sistem tonal (pengelompokan tingkat akor).

Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat

( dari berbagai sumber )

Comments